Rabu, 01 Juni 2011

MANFAAT PEPAYA

Pepaya adalah buah yang dapat dijumpai sepanjang tahun. Bukan hanya buahnya saja yang dapat dimanfaatkan, ternyata hampir dari seluruh bagian dari pepaya dapat dimanfaatkan. mulai dari kuntum bunga, buah, daun, batang, akar, getah dan bahkan kulit pohonya juga khasiat yang berguna untuk tubuh.

Pepaya selain digunakan untuk minuman penyegar, rujak, selai, agar-agar, dan kue, ternyata pepaya juga dapat digunakan untuk obat anti-amuba, mengurangi gangguan jantung dan obat peluruh kencing.

SEHAT ALAMI

Bismillaah...
  1. "Buah jeruk, kulit kacang bagian luar, biji-bijian, tanaman hijau,ikan dan kuning telur mentah yang banyak mengandung mineral mangandapat menghilangkan kelelahan, mengurangi kegugupan, serta meningkatkan kecerdasan."
  2. "Sarapan pisang bisa cepat turunkan berat badan karena merupakan sumber pati resisten, yang bisa memaksa tubuh menggunakan lemak untuk menyimpan energi, bukan karbohidrat."

Selasa, 31 Mei 2011

Pembersih Jiwa:Bacaan Dan Keutamaan Dzikir Pagi & Sore

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَ تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلاَ أَوْلاَدُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللهِ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-harta kalian dan anak-anak kalian melalaikan kalian dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi.” (Al-Munaafiquun:9)

TAHNIK BAYI DAN KANDUNGAN MUKJIZAT NABI

Tahnik artinya mengunyahkan kurma ke mulut bayi yang baru lahir dengan cara mengerakkannya ke kanan dan ke kiri secara lembut. Ini merupakan sunnah sebagaimana tersebut dalam beberapa hadits. Dianjurkan agar yang melakukan tahnik adalah orang yang memiliki keutamaan, dikenal sebagai orang yang baik dan berilmu. Dan hendaklah ia mendo’akan kebaikan (barakah) bagi bayi tersebut.

Sunnahnya Memberi Kunyah

Al-Ustadz Abu Ishaq Muslim Al-Atsari dan Al-Ustadzah Ummu Ishaq Zulfa
Kunyah adalah nama yang dimulai dengan kata “abu” (bapak) bila yang diberi kunyah itu laki-laki dan dimulai dengan “ummu” (ibu) bila yang diberi kunyah itu perempuan, misalnya Abu Muhammad (bapaknya Muhammad) dan Ummu Muhammad (ibunya Muhammad). Demikian pula kunyah dengan memakai kata “ibnu” (putra) dan “ibnatu” atau “bintu” (putri), seperti Ibnu `Umar dan bintu Rasulillah shallallahu `alaihi wa sallam. Memberi kunyah ini merupakan perkara yang sunnah, namun sayangnya banyak ditinggalkan oleh kaum muslimin.